Rabu, 26 Maret 2008

MIN Talang Ubi Kab. Muara Enim - Sumatera Selatan

Papan Nama


MIN Talang Ubi. Dari huruf "N" pada kependekan MIN menunjukkan statusnya adalah "Negeri" - plat merah - dikelola oleh pemerintah. Namun, walau berstatus negeri, layaknya madrasah di lain tempat di negeri ini, kondisinya serba kekurangan. Fisik/gedung compang camping, buku-buku pelajaran kurang.

Dari enam rombongan belajar (rombel) - kelas 1 sampai 6 - jumlah tenaga pengajar/guru yang mengasuh di MIN TU ada 15 orang plus seorang kepala madrasah. Delapan orang berstatus PNS dan tujuh orang guru BP3 atau honor. Jika dihitung perbandingan murid dan guru, dengan standar 1 : 30, maka dengan jumlah tenaga pengajar 15 orang sebenarnya sangat mencukupi. Tapi yang patut menjadi perhatian adalah kompensasi untuk kesejahteraan mereka. Sebab, untuk guru dengan status honorer, walaupun sekian lama mereka mengabdi tetap saja menjadi tenaga honor - ada duit dikasih honor, tidak ada duit honor tidak turun....

Tampak Depan


Pada pusat data pendidikan di Ditjen Pendidikan Islam Departemen Agama MIN Talang Ubi beralamat di Jl. Jend. Sudirman No. 32 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Muara Enim. Tapi sebenarnya lahan tersebut berstatus - wakaf - milik MTsS Al Ihsaniyah YPII. Dengan kata lain, sekian lama beroperasi, MIN TU dengan status negeri-nya, menumpang di lokasi madrasah tsanawiyah milik swasta.

Tiga lokal kelas yang ada pada gambar di atas adalah bangunan di Jl. Merdeka Talang Ubi, kurang lebih 5 km ke arah kota kabupaten dari 3 lokal kelas lainnya di Jl. Jend. Sudirman No. 32. Walaupun lokasinya di luar kota kecamatan Talang Ubi tapi justru berada di tengah daerah pemukiman/kantong-kantong penduduk, baik kampung/desa tradisional maupun lokasi transmigrasi.

Tampak Belakang

Mapenda Kandepag Muara Enim dan pihak madrasah punya keinginan yang lama diidamkan untuk sepenuhnya memindahkan seluruh kegiatan di satu lokasi seperti tersebut di atas. Lahan sangat memungkinkan untuk pembangunan fisik madrasah, kendalanya klasik, ketersediaan dana. Padahal sepanjang pengetahuan saya - yang diajarkan di pelajaran IPS SD kelas 4 dulu - menyebutkan Muara Enim adalah salah satu daerah penghasil Minyak Bumi dan Gas Alam terbesar. Lebih terkenal adalah tambang batubara Bukit Asam.

Anak Murid


Gambaran di atas merupakan sekelumit pengelolaan pendidikan di negeri ini. Baru pada satu aspek yaitu penyediaan sarana fisik (bangunan lokal kelas). Belum lagi ketersediaan buku-buku pelajaran, meja kursi, alat bantu pengajaran, ketersediaan tenaga pengajar/guru, kesesuaian kualifikasi guru dengan mata pelajaran yang diajarkan, nasib/kesejahteraan guru, manajemen kurikulum dan lain sebagainya.

Muara Enim. Kabupaten/daerah yang tidak terbelakang, sejak jaman penjajahan sudah merupakan daerah potensial penghasil tambang energi. Dimana jalur transportasi darat ada dan cukup bagus, jaringan komunikasi ada, namun kenyataannya sarana pendidikan masih memprihatinkan.....
Sehingga timbul pertanyaan di benak saya, "Bagaimana nasib madrasah di tempat/daerah lain yang secara ekonomi kapitalis kurang berpotensi.....??"

1 komentar:

123 mengatakan...

Wah, ini MIN yang terletak di Talang Ubi ya...tepatnya di daerah Handayani...... Kapan ni pengambilan gambarnya... keren - keren..,MIN Talang Ubi ada di internet... hehehe.... salamkenal mas... dari blogger talang ubi pendopo http://angelscyber.blogspot.com (mampir ya...)